Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

 

Dandim Bojonegoro Hadiri Sarasehan Forum Pembauran Kebangsaan


LENSATIMUR.COM|BOJONEGORO
Dandim 0813 Bojonegoro Letkol Inf Bambang Hariyanto turut menghadiri Sarasehan Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) yang digelar oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, di Hotel Bonero turut Kecamatan Kalitidu, Rabu (26/8/2020).

Kegiatan yang mengusung tema 'Bersatu Dalam Keberagaman Untuk NKRI' ini dibuka Bupati Bojonegoro Anna Mu'awanah, dan dihadiri Kapolres Bojonegoro AKBP M. Budi Hendrawan, SIK., MH., Wakil Bupati Bojonegoro, Budi Irawanto, S.Pd, M.Pd, Ketua DPRD Kabupaten Bojonegoro Imam Sholikin, Kepala Bakesbangpol Kabupaten Bojonegoro Mahmudi, S. Sos, MM., dan para peserta Sarasehan Forum Pembauran Kebangsaan dari mayarakat yang berlatar belakang Suku, Agama, Ras dan Antar Golongan.

Bupati Bojonegoro menyampaikan bahwa toleransi antar umat beragama, ras dan suku perlu kita jaga bersama. Sejauh ini Kabupaten Bojonegoro masih kondusif dan Forkopimda selalu kompak dalam segala hal guna antisipasi konflik sejak dini. Mari Kita bersama jaga Bojonegoro semoga situasi tetap kondusif.

Kapolres Bojonegoro, menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan meningkatkan iklim kondusif di Kabupaten Bojonegoro, yang memungkinkan adanya sikap masyarakat yang menerima kemajemukan dan keberagaman suku, agama, ras dan antar golongan dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Perlu diwaspadai perkembangan paham radikalisme melalui media sosial dan perlu di awasi adalah narasi yang bersifat provokatif.

Lebih mempersiapkan diri dengan baik menjadi agen perubahan dan menguasai Ilmu Pengetahuan Dan Teknologi (IPTEK) dengan mengikuti perkembangan lingkungan strategis baik nasional, regional, maupun internasional. Dibutuhkan kerja sama dalam menanggulangi ancaman kejahatan Non Militer yakni terorisme, narkoba, human trafficking, radikalisme, separatisme, serangan cyber.

"Mari bersama-sama menjaga Kamtibmas di Kabupaten Bojonegoro baik kriminalitas maupun konflik sosial di masyarakat," ucap AKBP M. Budi Hendrawan, SIK., MH.

Sementara Dandim 0813 Bojonegoro Letkol Inf Bambang Hariyanto, mengatakan bahwa sebagai Satuan Komando Kewilayahan Kodim 0813 Bojonegoro wujud pembinaan teritorial yang berfungsi untuk menyelenggarakan Pembinaan Kemampuan Teritorial, Pembinaan Perlawanan Wilayah, Pembinaan Komunikasi Sosial dan Pembinaan Bakti TNI.

Menurut Dandim, hal itu dilakukan guna membantu pemerintah daerah dalam menyiapkan potensi nasional menjadi kekuatan pertahanan aspek darat yang disiapkan secara dini, meliputi wilayah pertahanan serta kekuatan pendukung untuk melaksanakan Operasi Militer selain Perang (OMP).

Dalam pelaksanaannya, didasarkan pada kepentingan pertahanan begara. Membantu Pemerintah daerah menyelenggarakan pelatihan dasar kemiliteran secara wajib bagi warga begara sesuai dengan peraturan Perundang-Undangan.

Membantu Pemerintah Kabupaten atau Kota dalam memberdayakan komponen pendukung. Membantu tugas Pemerintah Kabupaten atau Kota untuk memberikan Bantuan Kemanusiaan.

"Menanggulangi akibat bencana alam, pengungsian, rehabilitasi infrastruktural dan mengatasi masalah akibat pemogokan serta konflik komunal. Serta membangun, memelihara, meningkatkan dan memantapkan kemanunggalan TNI-Rakyat," terangnya. (Pendim/Red)